HIV/AIDS
Tips Kesehatan

HIV/AIDS

Promkes RSIA Mutiara Bunda02 Mei 2024Tips Kesehatan
Kembali ke Berita

HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan dapat berkembang menjadi AIDS bila tidak ditangani. Pengetahuan tentang penularan, pencegahan, dan deteksi dini sangat penting untuk melindungi diri dan orang sekitar.

Apa Itu HIV/AIDS?

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah kumpulan gejala akibat menurunnya daya tahan tubuh karena infeksi HIV. HIV dapat melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit.

Bagaimana HIV Ditularkan?

  • Hubungan seksual tanpa pengaman dengan orang yang terinfeksi HIV.
  • Penggunaan jarum suntik secara bergantian.
  • Transfusi darah yang terkontaminasi HIV.
  • Penularan dari ibu hamil dengan HIV kepada bayi selama kehamilan, persalinan, atau menyusui.
  • HIV Tidak Menular Melalui

  • Bersalaman.
  • Berpelukan.
  • Berbagi makanan atau minuman.
  • Gigitan nyamuk atau serangga.
  • Menggunakan toilet bersama.
  • Berenang bersama.
  • Tinggal serumah dengan penderita HIV.
  • Kelompok dengan Risiko Tinggi Terinfeksi HIV

  • Pengguna narkoba suntik.
  • Pengguna jarum suntik bergantian.
  • Pekerja seks dan pelanggannya.
  • Pasangan dari penderita HIV.
  • Lelaki yang berhubungan seksual dengan sesama lelaki tanpa pengaman.
  • Gejala HIV/AIDS

  • Penurunan berat badan drastis.
  • Diare berkepanjangan.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Batuk terus menerus.
  • Demam berkepanjangan.
  • Tubuh mudah lelah.
  • Kapan Seseorang Mengalami Wasting?

  • Wasting adalah kondisi penurunan berat badan yang signifikan pada penderita HIV.
  • Kondisi ini dapat muncul beberapa tahun setelah terinfeksi HIV.
  • Wasting dapat disertai diare berkepanjangan dan kelemahan tubuh.
  • Cara Pencegahan HIV

  • Hindari hubungan seksual berisiko.
  • Gunakan kondom saat berhubungan seksual.
  • Tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
  • Segera konsultasi ke fasilitas kesehatan bila memiliki faktor risiko.
  • Cara Hidup Positif Bagi Penderita HIV/AIDS

  • Istirahat yang cukup.
  • Konsumsi makanan bergizi.
  • Hindari stres berlebihan.
  • Minum obat antiretroviral sesuai anjuran dokter.
  • Rutin kontrol ke fasilitas kesehatan.